//
you're reading...
Uncategorized

WORKSHOP PENGEMBANGAN PERTANIAN DESA KALIMANTONG

DSC04814(10/12) Serikat Petani dan Nelayan (SPN) Kab. Sumbawa Barat mengadakan kegiatan Workshop Pengembangan Pertanian di 4 Kecamatan di Kab. Sumbawa Barat yaitu Kecamatan Brang Ene, Brang Rea, Seteluk dan Poto Tano.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengolah dan menghasilkan hasil-hasil pertanian yang berkualitas dengan metode-metode yang lebih efektif dan efisien sehingga dapat menekan biaya yang akan dikeluarkan petani dalam setiap proses penanaman, perawatan dan pemeliharaan  hingga panen.

Bertempat di Aula Kantor Desa Kalimantong, dan dihadiri oleh kelompok – kelompok tani pilihan yang berada di empat kecamatan yakni Kecamatan Brang Ene, Brang Rea, Seteluk, dan PotoTano, idihadiri pula oleh perwakilan anggota DPRD serta instansi terkait, kegiatan ini berjalan dengan lancar. Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut yaitu Dr. Ir. H. Amry Rakhman MSi. Kepala Bappeda Kab. Sumbawa Barat. Budi Setiono. selaku ketua umum dan penanggung jawab kegiatan tersebut dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk pengembangan sektor pertanian dan mengantisipasi kecemasan masyarakat terhadap rumor yang berkembang tentang perusahaan tambang yang ada di Kabupaten ini yang “katanya” akan segera ditutup. “Kelompok-kelompok tani, peserta kegiatan ini akan mendapatkan banyak informasi tentang banyak hal terkait pengembangan pertanian misalnya  cara membuat pupuk organik serta apa saja keuntungan yang didapat oleh petani bila menggunakan pupuk organik. Peserta juga diinformasikan tentang bagaimana mengelola pertanian yang baik untuk mendapatkan hasil yang maksimal sesuai dengan harapan” tambahnya lagi.

Camat Brang Ene, Saifullah,  dalam sambutannya menyatakan rasa terima kasihnya kepada SPN yang telah menggagas terlaksananya kegiatan ini. “Petani tidak perlu minder dengan pekerjaannya sebagai petani karena hampir semua warga Brang Ene bahkan sebagian besar penduduk Indonesia hidup dari petani. Harapan saya, informasi apapun yang sekiranya bermanfaat bagi pengembangan pertanian di daerah kita ini, benar-benar dapat kita terapkan dilapangan sehinggga manfaatnya benar-benar dapat kita rasakan bersama” ujarnya seraya menutup pembicaraan.

Muhammad Yakub, salah satu perwakilan kelompok tani dari Kalimantong mengatakan patut diberi apresiasi kepada panitia penyelenggara karena kesempatan ini sangat jarang sekali dilakukan oleh kelompok – kelompok lain.” Saya pribadi sangat bangga dengan kegiatan ini karena  kita bisa mengetahui ternyata di sekitar lingkungan kita ini ternyata banyak sekali tumbuhan yang bisa di jadikan pupuk organik. Mansur SP mengatakan dan berharap kegiatan ini tetap dilakukan setiap tahun dan dapat melibatkan semua kelompok tani yang ada di kecamatan Brang Ene karena pada tahun ini hanya tiga desa yang diundang yakni Kalimantong, Mujahidin, dan Lampok. ( Hesso Kaliber ) .

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Desember 2013
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Statistik Blog

  • 18,524 dilihat
%d blogger menyukai ini: