//
you're reading...
Uncategorized

UJI PUBLIK 8 RAPERDA KAB. SUMBAWA BARAT DI KEC. BRANG ENE

(28/11) Bertempat di Aula Kantor Camat Brang Ene, Tim dari DPRD Kab. sumbawa Barat melaksanakan Uji Publik terhadap 8 Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Barat. Pertemuan dihadiri oleh Seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Brang Ene, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan berbagai unsur lainnya.
Camat Brang Ene, Drs. Muhammad Saleh, dalam sambutannya mengatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tersebut. 8 Raperda tersebut antara lain tentang :

1. Penyertaan Modal Pemerintah Daerah Terhadap BUMN, BUMD dan Koperasi.

2. Bangunan Gedung

3.Perubahan ke-3 atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2008 tentang pembentukan, susunan, kedudukan tugas pokok dan fungsi SKPD Pemerintah Kab. Sumbawa Barat.

4.Retribusi penggantian biaya cetak ktp dan akta catatan sipil

5.Pajak Bumi dan Bangunan di Pedesaan dan Perkotaan

6.Perubahan ke-2 atas Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2008 tentang Pembentukan, susunan, kedudukan, tugas pokok dan fungsi Sekretaris Daerah dan Sekretaris Dewan serta staf ahli Bupati.

7. Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah

8. Perubahan ke-3 atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pembentukan, Susunan, kedudukan, tugas pokok dan fungsi lembaga teknis daerah Kab. Sumbawa Barat.

Iyan Hasbullah, perwakilan dari DPRD Kab. Sumbawa Barat dalam sambutannya mengatakan bahwa hasil dari uji publik 8 Raperda ini nantinya akan menjadi bahan pembahasan dalam sidang paripurna DPRD Kab. Sumbawa Barat.

Sesi berikutnya adalah sesi tanya jawab, salah satu peserta sosialisasi dari Mura, Iwan Irawan menanyakan tentang Penyertaan Modal terhadap PT. DMB dimana Saham milik Pemerintah Daerah Kab. Sumbawa Barat akan dijual. Tanggapan dari Dinata Putrawan, salah satu Anggota DPRD yang termasuk dalam Tim Penyaji mengatakan bahwa Pertanyaan tersebut akan ditampung dan dibahas di Sidang Paripurna karena Personil yang menangani masalah tersebut tidak hadir. Kepala Desa Lampok, Arifin, mengusulkan bahwa Dana Desa yang ada di KJKS di kembalikan pengelolaannya ke Pemerintah Desa masing-masing agar pengelolaannya lebih maksimal dan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Permasalahan ini timbul akibat tidak meratanya pembagian jatah dana desa masing-masing. Sehingga timbul kecemburuan sosial akibat perlakuan yang tidak adil tersebut.

Masalah Rancangan Peraturan Daerah Retribusi Penggantian Cetak KTP dan Akta Catatan Sipil sempat juga menjadi polemik. Ayubar, Kepala Desa Kalimantong, menanyakan ” Mengapa ada biaya penggantian biaya cetak KTP dan Akta Catatan Sipil lagi?? padahal kami sudah memberlakukan gratis kepada seluruh warga desa kami?” Pertanyaan ini dijawab oleh Putra Dinata dalam pernyataannya bahwa Rancangan Peraturan Daerah ini diberlakukan bagi warga Kabupaten lain yang akan menetap di Kab. Sumbawa Barat. Sedangkan untuk warga Kab. Sumbawa Barat sendiri tetap diberlakukan gratis pembuatan KTP dan Akta Catatan Sipil tersebut. Hal ini tertuang dalam Pada Pasal 14 ayat (1) Rancangan Peraturan Daerah Retribusi Penggantian Biaya Cetak Ktp dan Akta Catatan Sipil yang berbunyi “Bupati dapat memberikan pengurangan, keringanan dan pembebasan retribusi penggantian biaya cetak KTP dan Akta Catatan Sipil”, sedangkan pada ayat (2) yaitu “Tata cara pemberian pengurangan, keringanan dan pembebasan retribusi penggantian biaya cetak dan akta catatan sipil ditetapkan dengan peraturan Bupati.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

November 2012
S S R K J S M
« Okt   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Statistik Blog

  • 18,524 dilihat
%d blogger menyukai ini: