//
you're reading...
Uncategorized

YUK, NIKMATI SECANGKIR KEHANGATAN KOPI JAHE NURJAYA

(19/09) Penulis langsung terinspirasi dengan pengalaman Bapak Nuqman Efendi pada Diskusi Panel Jambore Kampung Media yang diselenggarakan beberapa hari lalu di Mataram tentang Kopi rakyat yang didapatkannya dengan harga murah dan menurutnya rasanya enak pula.

Di Taliwang, kopi adalah minuman yang sudah tak asing lagi dan penggemarnya pun tak hanya dari kalangan pria namun juga wanita.  Tak terkecuali dengan kopi yang diberi merk “NURJAYA” ini, dengan harga yang dibandrol RP. 15.000/240 gr ini membuat lidah bergoyang.

Kopi Jahe “Nurjaya”  merupakan kopi buatan sendiri dan dipasarkan secara mandiri oleh Bu Nur, 40 Tahun, dirumahnya sendiri. Sejak Tahun 1990 kopi yang dijualnya telah merambah banyak kalangan dimana awalnya larisnya kopi ini karena kabar yang tersebar dari mulut ke mulut hingga saat ini masih mempertahankan cita rasanya yang khas. Dulu dengan Modal 30 ribu rupiah ia mampu menghasilkan kopi jahe bubuk sebanyak 2 kg. Dia menjual kopi ini seharga Rp. 5.000/takaran. Takaran yang dijadikannya ukuran terbuat dari mangkuk plastik bekas kemasan sabun cuci piring berukuran 250 gram. Kini ia menghabiskan 500 ribu – 600 ribu untuk memproduksi 24 kg kopi jahe siap jual yang akan habis hanya dalam waktu 3 hari.

Proses pembuatan kopi ini sendiri membutuhkan waktu cukup lama dan konsentrasi tinggi, mengingat perangkat yang digunakannya adalah perangkat tradisional dan sangat sederhana. Pertama, bahan kopi jahe yang  terdiri dari Jahe, Kopi, Beras, Kacang Hijau, Pala, Cengkeh, dan Kayu Manis dicuci hingga bersih. Jahe yang telah dicuci bersih kemudian diiris tipis-tipis dan dijemur hingga setengah kering. Setelah itu semua bahan-bahan yang telah siap tadi disangrai dengan menggunakan wajan yang terbuat dari tanah liat (Masyarakat Suku Sumbawa lazim menyebutnya “telinga”) hingga matang atau berwarna coklat kehitam-hitaman. Kopi setengah jadi yang telah matang kemudian ditumbuk atau digiling dengan menggunakan mesin penggiling hingga halus. Kopi yang sudah digiling tadi siap untuk dipasarkan.

Setelah mendapat pembinaan dari Yayasan Pembinaan Ekonomi Sumbawa Barat yang diprakarsai oleh PT. Newmont Nusa Tenggara, Kopi Jahe Nurjaya ini menjadi satu-satunya Produk minuman yang dipromosi di acara-acara pameran hasil karya yang mewakili Kabupaten Sumbawa Barat bersama-sama dengan barang-barang kerajinan, dan kudapan atau oleh-oleh khas Sumbawa Barat. Misalnya : Tepung Gayong, Tepung Ure, dll. Tak ada salahnya mencoba secangkir kehangatan dari kopi jahe ini, selamat mencoba!!!

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

September 2012
S S R K J S M
« Jul   Okt »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Statistik Blog

  • 18,524 dilihat
%d blogger menyukai ini: