//
you're reading...
Uncategorized

SPIRIT DAN KINERJA PENGAWASAN KOMISI III MENGAWAL PEMBANGUNAN BANDARA UMUM KSB

(oleh : Najamuddin Amy, S.Sos., MM*)

Dalam fungsi manajemen yang sudah dikenal dan sering dikemukakan oleh para pakar, fungsi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating) dan pengawasan (controlling) menjadi kebutuhan dasar organisasi dalam menjalankan misi menuju tujuan yang telah disepakati bersama sebelumnya. Namun, kita sering salah menafsirkan bahwa fungsi pengawasan (controlling) itu seolah-olah dilakukan diakhir pelaksanaan suatu kegiatan padahal semenjak perencanaan dilakukan fungsi ini menjadi sangat menentukan. Itulah sebabnya, mengapa DPR/DPRD diberikan 3 (tiga) kewenangan dalam fungsinya yaitu Legislasi dalam fungsinya sebagai legislator, Pengganggaran dalam fungsinya sebagai Badgetor dan Pengawasan dalam fungsinya sebagai evaluator/controller setiap jengkal program dan kegiatan yang disepakati bersama dengan eksekutif dalam fungsinya sebagai eksekutor setiap program dan kegiatan yang ada.

Dalam beberapa hari ini, semenjak Bupati menyampaikan LKPJnya maka DPRD melalui masing-masing komisi melakukan rapat pendalaman LKPJ dengan menghadirkan dinas/SKPD terkait di Gedung Wakil Rakyat DPRD KSB. Pemandangan dari kesibukan ini bukanlah semata normatif dan formalitas belaka bahkan menjadi tanggung jawab moral yang diatur dengan undang-undang yang harus dilaksanakan dengan semangat Man Jadda Wajada (penuh kesungguhan). Bagi setiap Kepala SKPD bersama jajarannya harus banyak belajar mempersiapkan diri terhadap apa yang sudah dilakoninya selama setahun yang telah berjalan disamping juga mensinkronkan dengan apa yang menjadi kelanjutan program berikutnya pada prinsip running program to sustainability and benefit program. Mengapa, harus siap ? karena dalam fungsinya setiap Komisi memiliki hak dan kewenangan atas nama rakyat mempertanyakan implementasi dan kemanfataan program yang telah dilaksanakan. Juga, dengan tidak kalah seriusnya, mendetailnya, koreksinya, evaluasi budgetnya serta yang tidak kalahnya adalah beratnya beban moril yang ditanggung oleh para wakil rakyat tersebut.

 Saya akan mengambil beberapa deep practices interview yang dilakukan sebagai wujud besarnya perhatian dan kinerja pengawasan yang dilakukan oleh Komisi III DPRD KSB yang memiliki tugas salah satunya terkait dengan tugas pokok dan fungsi dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumbawa Barat. dari beberapa materi diskusi pendalaman tersebut maka ada isue menarik dari sekian banyak agenda yang dibicarakan, yaitu kesiapan Bandara Umum Sumbawa Barat. Persoalan ini menjadi sangat alot, hangat dan kencang dipertanyakan, dibicarakan dan didalami oleh Ketua dan seluruh jajaran Komisi III DPRD. Saya masih sangat ingat bagaimana Ketua Komisi III Bapak M. Nasir, ST menyatakan dengan penuh keseriusan dan sungguh-sungguh bahwa keputusan komisinya menyetujui terbangunnya Bandara Udara Sumbawa Barat adalah pilihan yang sangat sulit dan berat yang membutuhkan keberanian luar biasa karena membangun bandara ini tidaklah sama spesifikasinya dengan pembangunan yang lainnya. Sentuhan dari keputusan ini menjadi semangat khusus yang harus diambil sehingga dari awal perencanaan pun Komisi III DPRD KSB berjibaku sampai pada titik persetujuan penganggaran dan pengawasan dari pelaksanaannya. ”Bandara Udara KSB ini bukan hanya pertaruhan politik kami dari Komisi III DPRD namun lebih dari itu kami melihat bahwa masyarakat dan Wilayah Sumbawa Barat harus lebih cepat tersentuh sektor kehidupannya baik pariwisata, alih teknologi dan informasi, pertumbuhan ekonomi kewilayahan dan keterbukaan daerah untuk mendapatkan kemanfataan dari persaingan regional, nasional dan global di hari ini dan masa depan”, penggalan kutipan seperti inilah kira-kira yang tersirat dari pendalaman yang dilakukan oleh  Ketua Komisi III DPRD KSB.

 Spirit di atas jelas selaras seiring dengan semangat yang digaungkan oleh Bupati KSB yang menyatakan bahwa dalam pertengahan tahun ini Bandara Udara KSB ini harus sudah mulai beroperasi. Indikator senderhana yang digunakan adalah kapan pertama kali pesawat itu akan landing di Bandara Udara KSB ini dan jawabannya memang tidaklah semudah membalik talapak tangan namun tangan, mata, bathin dan otak ini harus tetap diadaftikan agar spirit dan kinerja pengawasan yang dilakukan oleh Komisi III tersebut mendapatkan perhatian khusus dari Dishubkominfo khususnya Kepala UPTD Bandara Sumbawa Barat dan jajarannya. Dalam komitmen kinerjanya Ketua dan anggota Komisi III menyatakan akan tetap menjadi evaluator sinergis dan strategis SKPD ini agar segala kendala strukturalitas, administratif dan kelembagaan serta hambatan anggaran pun harus dikomunikasikan secara tepat, cepat dan sinergis sehingga permasalahan yang ada dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya demi menunaikan amanah yang sedang diembannya.

 Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo yang didampingi oleh jajarannya, khususnya Kepala UPTD Bandara KSB menegaskan kembali bahwa spirit yang disampaikan oleh Kepala Daerah terhadap pembangunan Bandara Umum ini adalah wujud komitmen pemerintah daerah agar tersedianya sarana dan prasarana atau moda transportasi yang efektif untuk percepatan pertumbuhan wilayah, pertumbuhan ekonomi dan pariwisata khususnya menyambut kebijakan MP3EI koridor V di Wilayah Nusa Tenggara. Oleh karenanya ketersediaan bandara menjadi sangat urgen sebagai indikator kesiapan konektivitas wilayah Sumbawa Barat terhadap dunia luar.

Memang tidaklah berlebihan apabila ada idiom yang mengatakan bahwa membangun jalan 100 Kilometer akan berguna dalam sepanjang itu saja dalam wilayah setempat, namun membangun 800 Meter Runway Bandara sama maknanya kita membangun 1000 Kilometer jalan hotmik bagi kemudahan investasi dan dunia global mengunjungi KSB setiap waktunya. Semoga, Kinerja pengawasan yang dilakukan Komisi III DPRD KSB ini terus akan memberikan pembelajaran dan pencerahan bagi warga daerah ini akan pentingnya semangat saling mengingatkan untuk kebutuhan dan kepentingan rakyat dan semoga spirit Bupati KSB agar SKPD terkait lebih bekerja, bekerja dan bekerja cepat, bekerja cerdas dan bekerja ikhlas agar bandara ini benar-benar dalam tahun ini dapat terealisasikan dan pada akhirnya manfaatnya pun dapat dirasakan oleh masyarakat KSB dan dunia.

(* penulis adalah Kepala Bidang Kominfo Kab. Sumbawa Barat)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Juni 2012
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Statistik Blog

  • 18,524 dilihat
%d blogger menyukai ini: