//
you're reading...
Uncategorized

BERBENAH DARI TITIK NADIR,

PROGRESS 1 TAHUN KINERJA KOMINFO

Apabila Anda datang ke Kominfo hari ini, maka akan ada kesan dan susasana yang berbeda yang didapatkan baik dari sisi pelayanan, penataan ruangan, dinamisasi pekerjaan yang mungkin berbeda dari apa yang kita lihat se tahun yang lalu. Untuk melengkapi pengetahuan dan wawasan kita, berikut ini kami sajikan wawancara ekslusif dengan Kepala Bidang Kominfo, Najamuddin Amy, S.Sos., MM di ruang kerjanya.

(KM)Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Apa khabarnya Pak Najam hari ini ?

(NA) Wa’alaikummussalam Warahmatullahi Wabarakatuh, alhamdulillah baik, termasuk staf-staf Saya juga sehat bahkan mereka semakin bersemangat bekerja di Kominfo karena mereka sudah melewai masa-masa memulai semuanya dari titik nadir.

(KM) : Apa makna ‘’Berbenah dari Titik Nadir’’ menurut Anda mengawali kinerja di Kominfo ini ?

(NA) : Begini, Lebih kurang Setahun yang lalu, Saya menjabat sebagai Kepala Bidang Kominfo. Kondisinya sangat berbeda dengan apa yang terlihat hari ini. Titik Nadir menunjukkan awal dari dibenahinya sistem, mekanisme, dan fasilitas pendukung Bidang Kominfo, dari tidak ada menjadi ada, dari tidak terurus menjadi diperhatikan, dari rusak menjadi diperbaiki, dari mati rasa menjadi hidup suasananya. Bahkan bisa Saya katakan memulai pekerjaan ini dimulai dari titik minus.

(KM) Apa saja yang Anda maksudkan dengan pembenahan sistem, mekanisme, dan fasilitas Bidang Kominfo itu ?

(NA) Yahh.., sistem dan mekanisme yang terkait erat dengan pembagian kewenangan yang dimiliki dan distribusi pekerjaan ke masing-masing Division of Work bahkan sampai kepada distribusi pekerjaan masing-masing individu. Ada 2 seksi di Bidang Kominfo yaitu Seksi Komunikasi dan Seksi informatika. Awalnya, Saya pahami Kominfo memiliki tufoksi yang sangat luas, ternyata memiliki batasan tufoksi yang sangat teknis dikerjakan. Masyarakat pun memahami secara awam bahwa Kominfo mengemban amanah sebagai corongnya Pemerintah Daerah untuk mensosialisasikian kegiatan Pemerintah Daerah dan hasil-hasil pembangunan bukan padahal tufoksinya sangat terkait dengan lalu lintas komunikasi yang bersifat infrastruktur komunikasi dan kelembagaan komunikasi dan informatika. Pembenahan fasilitas mencakup perakitan ulang Media Center (MedC), bantuan dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Modernisasi fungsi Mobile Internet (Mcap) dan Penyegaran kembali Kelompok-kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang sejak berdirinya KSB belum pernah difungsikan maksimal. Belum lagi, realitas SDM Kominfo yang sangat jauh kompetensinya untuk memback up fungsi kominfo yang menurut saya strategis dan dinamis.

(KM) Menghadapi kenyataan seperti itu, tentu kendala anggaran juga menjadi pemikiran tersediri karena bagaimana pun juga banyak SKPD yang mengukur kinerjanya dengan seberapa budget yang mereka kelola? Apa pandangan Anda dan obsesi apa yang ingin diwujudkan ?

(NA) Wahh..ini pertanyaannya kayak visi dan misi saja… Saya tidak setuju dengan pandangan yang menyatakan bahwa kinerja aparatur hanya terukur dengan berapa rupiah budget yang dikelola. Karena seolah-olah uang yang menggerakkan kita untuk bekerja, padahal manusia memiliki intelektual dan emosional kapital untuk berkreasi dan berinovasi bahkan tanpa uang sekalipun. Yang justru saya dengar ada beberapa SKPD bingung menghabiskan anggarannya karena tidak kreatif dan cenderung monoton. Hehehe. Target pertama yang ingin saya capai dalam waktu 1 bulan setelah saya dilantik sebagai Kepala Bidang di Kominfo ini yaitu Media Center Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (MedC KSB) harus sudah berfungsi sebagaimana mestinya, Sistem kerja dan distribusi tupoksi Kominfo harus sudah dipahami oleh seluruh staf Kominfo, dan yg paling penting dari semua itu adalah seluruh staf Saya situasikan akhirnya ikhlas mencintai pekerjaannya bahkan bangga berada dalam Tim Kominfo. Cukup berat memang awalnya, Alhamdulillah, evaluasi 1 bulan itu membuahkan hasil seperti yang saya harapkan. Saya merasa sangat dekat dengan Staf, mereka merasa sangat dihargai, dipahami dan diberikan keleluasaan berkreasi terutama menyampaikan ide-ide dan gagasannya. Visi Bidang Kominfo adalah mampu menjadi salah satu bagian dari ikhtiar pemerintah agar menjadi lebih informatif, komunikatif, edukatif dan berperadaban.

(KM) Apakah tidak berlebihan apabila anda berkata demikian, padahal sebelum-sebelumnya ada juga pejabat yang telah melaksanakan ini?

(NA) Saya mengapresiasi apapun yang sudah dilakukan tapi saya memahami bahwa Kominfo baru ditetapkan sebagai Bidang di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Barat Nomor 5 Tahun 2008 tentang Pembentukan, Susunan, Kedudukan, Tugas Pokok dan Fungsi Dinas-Dinas Daerah Kabupaten Sumbawa Barat sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2010. Sehingga pelaksanaan tupoksi ini menjadi sesuatu hal yang wajar apabila masih terdapa kekurangan dan kelemahannya. Beberapa analisa kelemahan itu adalah anggaran yang minim, fasilitas yang kurang memadai dan terutama SDM yang ada di Bidang Kominfo tidak bisa dipenuhi secara maksimal baik kuantitas dan kualitasnya.

(KM) Apa langkah konkrit dari pembenahan ini sehingga menjadi sesuatu yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya?

(NA) Dari sisi kuantitas orang, fasilitas yang tersedia bahkan anggarannya tidak jauh berbeda bahkan sama saja. Akan tetapi dari sisi kualitasnya menjadi sangat berbeda. Kualitas yang Saya maksudkan adalah perlakuan terhadap SDM yang ada, Pemanfaatan fasilitas yang tersedia dan efisiensi anggaran yang ada dapat mewujudkan kegiatan sepanjang tahun 2012 yang cukup dinamis bahkan melibatkan multi pihak di luar pemerintah. Walaupun dengan anggaran yg sangat terbatas, Kominfo cukup bisa berbuat dan keluar dari belenggu itu (beliau menganalogikan anggaran Bidang Kominfo berkisar antara 85 s/d 115 juta/tahun dikalahkan oleh satu pos anggaran sosialisasi/penyuluhan di salah satu bidang di instansi lain yang bisa mencapai angka 250 juta untuk 1 (satu) kegiatan) Alhamdulillah, Pemanfaatan fasilitas MedC KSB dan Mobil Internet (MCAP) ternyata sangat efektif untuk membantu penyebarluasan informasi ke berbagai komponen masyarakat yang ada di KSB termasuk ke lembaga-lembaga pendidikan dan lembaga kemasyarakatan. Walaupun, Medc KSB yang sudah tersedia, belum dimanfaatkan secara maksimal oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mensosialisasikan program dan kegiatannya kepada masyarakat yang ada diluar dan didalam KSB melalui dunia maya. Dari sisi SDMnya secara kualitas, awalnya staf tidak terlalu memahami apa yg menjadi tugas dan tanggung jawabnya tetapi dengan agenda learning of organization yang dilakukan hampir setiap hari melalui sharing pengalaman, pengetahuan, dan teknologi menjadikan SDM Kominfo lebih siap menghadapi tupoksi dari sebelumnya bahkan sepanjang tahun 2011 learning of organization eksternal dengan pihak seluler yang ada di KSB dan beberapa pihak lainnya telah berhasil dilaksanakan.

(KM) Ada wacana yang berkembang bahwa peran Kominfo harusnya lebih besar dalam mensosialisasikan program dan kegiatan Pemerintah Daerah seperti halnya peran Kementerian Komunikasi dan Informatika. Bagaimana menurut anda?

(NA) Saya setuju dan awalnya saya beranggapan bahwa Kominfo memiliki peran yang luas seperti itu akan tetapi rincian TUPOKSI menegaskan tentang kewenangan yang sangat teknis di bidang Kominfo. Misalnya begini: Bidang Komunikasi hari ini ternyata memiliki tugas merencanakan dan merumuskan kebijakan terkait dengan ketersediaan infrastruktur yang ada di KSB seperti ketersediaan tower, sarana informasi seperti radio dan jaringan televisi, pengaturan penggunaan tv kabel termasuk pengaturan tentang penggunaan radio komuniksi (ORARI) di suatu wilayah. Sedangkan bidang informatika lebih kepada bagaimana merencanakan, merumuskan, kebijakan pemda yg berkomitmen dan memihak kepada upaya-upaya penyebarluasan informasi yang sehat yang dilakukan oleh stake holder informatika di suatu daerah. Contohnya pengaturan tentang warnet2, pusat2 hotspot, pesan-pesan disampaikan melalui iklan baik melalui media luar ruang seperti baliho maupun melalui radio dan surat kabar. Kalau ini diperluas maka tentu Bidang ini harus diberikan dukungan maksimal.

(KM) Apakah ada lembaga kemasyarakatan dan lainnya yg berkontribusi membantu kominfo dalam melaksanakan tugas-tugas tersebut?

(NA) Alhamdulillah, di Kabupaten Sumbawa Barat ini, Kita sudah memiliki Kelompok Informasi Masyarakat yang telah kita segarkan sepanjang tahun 2011 di seluruh Kecamatan yang terdiri dari tokoh-tokoh masyarakat sampai kepada level Ketua Rukun Tetangga (RT). KIM ini dapat bersinergi dengan Program PBRT dan Jumantara dan program lainnya di tengah-tengah masyarakat.

(KM) Apa yang sudah dilakukan sampai dengan hari ini??

(NA) Ada poin-poin penting yang sudah kami lakukan, yaitu Pertama, Kami mengapresiasi kinerja DPRD KSB yang sudah menginisiasi Perda tentang Pengendalian Menara Telekomunikasi lewat inisiatif DPRD. Bidang kominfo telah mensupport kajian-kajian akademik dan studi komparasi dengan Kabupaten yang sudah menerapkannya dan KSB menjadi kabupaten kedua di NTB yang sudah memiliki Perda tentang Pengendalian Menara Telekomunikasi. Perda ini adalah potensi peningkatan PAD dan harus dimaksimalkan oleh semua kalangan, bukan hanya Kominfo saja. Kedua, Baru-baru ini kita menerima bantuan 3 unit MPLIK yang disebarkan untuk melayani sekaligus memberikan pembelajaran sekaligus pengendalian penggunaan internet sehat bagi masyarakat. MPLIK ini juga bisa melayani masyarakat untuk pembayaran online kebutuhan dasar seperti listrik, telepon, PDAM, dll. Ketiga, Kominfo juga sudah melakukan Program Sharing Keliling internet sehat ke sekolah-sekolah dan warnet-warnet yang ada untuk memberikan pengenalan dan pemahaman tentang kebutuha berinternet secara sehat bagi terjaganya moral generasi muda KSB. Keempat, Dalam waktu dekat ini juga akan ada bantuan Pemerintah Pusat untuk pemasangan 2 server free hot spot/wifi kerjsama dengan indosat yang akan ditempatkan di salah satu Smk di KSB sebagai wadah pembelajaran dan di Kantor Dishubkominfo untuk membackup penguatan jarigan komunikasi pemerintah dengan masyarakat dan stakeholder pembangunan lainnya. Kelima, Pendataan dan pemetaan lokasi-lokasi masyarakat yang membutuhkan jaringan telekomunikasi seperti beberapa tampat di Rarak Rongis, Mantar, Mataiyang, Poto Tano, Salit Seminar, Talonang-Tongo yang nantinya akan dilakukan ikhtiar dan pendekatan ke provider telekomunikasi yang ada di Indonesia untuk dilakukan penambahan jaringan atau pemenuhan sarana komunikasi Radio SSB/ORARI yang akan ditempatkan di Sarana-sarana Kesehatan, Pendidikan dan Pemerintahan Desa.

(KM) Wah…Cukup banyak yg sudah dilakukan Bidang kominfo. Tidak sebanding kiranya dengan daya dukung fasilitas, ketersediaan SDM dan anggaran yang minim. Bagaimana Anda mengatur agar program-program tersebut berjalan semestinya?

(NA) Itulah yang saya katakan di awal tadi, justru SDM yang banyak, Fasilitas yang memadai dan anggaran yang cukup itu menjadi kelemahan bahkan kemanjaan serta justru menggamangkan arah dari tufoksi. Hal-hal yang memadai terkadang membuat orang terlena dan akhirnya tidak mau berkreasi dan berinovasi hanya karena menganggap semuanya sudah tersedia. Namun, bukankah lebih baik apabila kinerja yang positif itu diapresisasi dengan reward yang baik pula??. Saya mencoba untuk bersinergi dengan para pihak, misalnya Kominfo akan melaksanakan Program Sharing Keliling Internet Sehat ke Lembaga Pendidikan, yah Kominfo Siapkan Infrastrukturnya dan Operator/Nara Sumbernya, Sekolah siapkan lokasi dan kebutuhan lainnya, pihak seluler yang kami minta siapkan publikasi dan sosialisasinya. Sehingga ada sharing budget, sharing tugas, sharing Staff yang bisa saling melengkapi dan berbagi. Alhamdulillah, program ini berlanjut sampai sekarang, masih banyak kekurangan dan akan kita benahi terus.

(KM) Bisa dicontohkan 1 program yang mengarah kepada visi anda ?

Kampung media yg sudah berkontribusi.

Apa program lanjutan dari apa yg sudah dilakukan 1 tahun ini??

Jika setahun yg lalu kami membenahi SDM, Mekanisme dan Fasilitas dimulai dari titik nadir itulah yang disebutkan dengan pembenahan internal. Mungkin, menurut sebagian orang waktu setahun itu sangat panjang atau terlalu lama mungkin hal itu bisa saja menjadi keterbatasan tetapi tahun 2012 ini kami menghimbau kepada SKPD dan masyarakat agar bisa memanfaatkan medC, MPLIK yg tersebar di kecamatan, sekolah atau lembaga pendidikan dan warnet2 serta provider2 seluler bisa bekerja sama secara kontinue untuk program Sharing Keliling Internet Sehat, KIM bisa bersinergi memanfaatkan Kampung-Kampung Media ditempatnya dan Mulai tahun 2012 ini kominfo akan lebih proaktif untuk menertibkan moda-moda telekomunikasi yang tersebar di KSB dalam rangka memberikan informasi yang sehat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan sekaligus meningkatkan PAD bagi Kabupaten sumbawa Barat.

Terima kasih Pak Kabid, atas waktunya. Sukses terus untuk tugas-tugas yang akan datang semoga bisa terus memberikan manfaat untuk kemajuan infomasi di Kabupaten Sumbawa Barat..

Saya juga mengucapkan terima kasih, atas dukungan media selama ini, InsyaAllah akan semakin kita tingkatkan di masa-masa yang akan datang. Kuncinya adalah jangan pernah berhenti berkomunikasi. Terima kasih.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Juni 2012
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Statistik Blog

  • 18,524 dilihat
%d blogger menyukai ini: